Terpanggil ke Lakgigi – Mentawai

  

Melewati hutan dan jalan berbukit, tim kesehatan YEU kembali mencoba menembus dusun-dusun yang terletak di desa Malakopa melalui jalan darat dengan menggunakan kendaraan roda dua.  Perjalanan yang hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua hampir selama 3 jam akhiurnya terputus oleh pasang tinggi di desa Bulasat.

 

Bertanya kepada penduduk sekitar, ternyata kami berada di Dusun Bake, salah satu dusun yang terkena tsunami.  Tidak ada korban jiwa dan hanya 2 rumah yang rusak dihancurkan oleh air tsunami.  Sementara kini warga dusun Bake mengungsi ke dusun yang lebih tinggi, dusun Lakgigi.

 

Kami pun meneruskan perjalanan ke Lakgigi.  Banyak mata keheranan memandang kami, sewaktu kami memasuki pemukiman dusun Lakgigi.  Namun pertanyaan mereka terjawab sudah, ketika kami memberitahu maksud dan tujuan kami.

 

Tak lama, rumah kayu berukuran 2 x 2.5 meter dipenuhi oleh warga sekitar, saat kami melakukan pelayanan kesehatan.  Tidak hanya para penduduk dari dusun Lakgigi, tapi juga warga dari dusun Bake yang sedang mengungsi mendapatkan pelayanan kesehatan.

 

 

Menurut pengakuan warga, pelayanan kesehatan sangat minim, bahkan sebelum tsunami.  Tidak ada petugas kesehatan yang bertugas di duun.  Kunjungan dari Puskesmas Sikakap setiap bulannya juga belum tentu ada.  Dengan menggunakan perahu, semua tergantung dari kondisi cuaca yang seringkali tidak bersahabat. 

 

Ketiadaan jaringan telekomunikasi, semakin mempersulit untuk berkomunikasi keluar.  Menerjang samudra Hindia atau berkendaraan dengan kendaraan roda dua selama lebih dari 2 jam menuju Kecamatan Sikakap adalah pilihan yang harus dilakukan bila ingin mendapatkan pelayanan kesehatan segera.

 

Waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore.  Kami menutup pelayanan kesehatan dan berharap dapat kembali lagi ke dusun Lakgigi untuk melakukan pelayanan kesehatan kepada warga di dusun-dusun sekitar. Gerimis hujan dengan setia menemani perjalanan pulang kami. (Agnes Dewi)

 

Sikakap, 2 November 2010.


From: Posterous <post@posterous.com>
To: arshinta_2000@yahoo.com
Sent: Mon, November 1, 2010 11:16:02 AM
Subject: Posterous | Re: Breaking News from Merapi Volcano Eruption

Anak-anak_di_lakgigi_desa_bulaPelkes_di_bulasatPelayanan_lewat_darat_jmbtn_pu

About oaseindisasters

Oase in Disaster - Yakkum Emergency Unit This blog is official blog of Yakkum Emergency Unit Member of ACT Alliance and Member of Humanitarian Forum of Indonesia. The contents of this blog covers the YEU's activities related to emergency responds activities in Indonesia. Currently, we are working in emergency respon in three different areas; to respond Wasior flash-flood affected people in Manokwari, West Papua, tsunami-Mentawai affected people in Mentawai, West Sumatera, and Merapi Volcano Eruption in Central Java and Yogyakarta. At the national level, we are coordinating within the network of Humanitarian Forum of Indonesia (HFI) and at the International level we're coordinating with Global Network for Disaster Reduction and ACT Alliance. Email: yeu@yeu.or.id Follow us in twitter @yeu2001 www.yeu.or.id www.actalliance.org www.humanitarianforumindonesia.org
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Terpanggil ke Lakgigi – Mentawai

  1. sigit says:

    Dear Agnes dan team , Terimakasih telah berbagi cerita. Tidak hanya hujan yang menemani perjalananmu tetapi doa dari kami semua di sini juga. Bagi terus pengalamanmu dilapangan. GBU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s