Catatan Dirlak: Fokus Yakkum dalam Respon Merapi

Yakkum fokus pada manajemen bencana dan PRB yang berperspektif kesiapsiagaan dan Pembangunan transformatif

Kondisi

Merapi dan manajemen bencana merapi sejak 12 hari, makin tidak menentu. Pemantauan dan kunjungan di medan pelayanan teman-teman Yakkum hari ini meyakinkan kita bahwa pendekatan kita untuk memfokuskan pelayanan pada pengungsi yang sebelum bencana telah menjadi daerah binaan unit Yakkum saya kira merupakan langkah yang tepat sebagai learning laboratory pendekatan penanganan bencana yang berperspective preparedness dan development jangkan panjang.

Learning laboratory ini bukan hanya penting untuk masyarakat yang sekarang ini kita dampingi, namun juga untuk advocacy transformasi manajemen bencana di tingkat nasional.

Dibawah ini adalah sekilas tiga discripsi tiga desa learning laboratory ini:

1. Tlogolele,Klakah dan Jrakah: Laboratorium Pengurangan Resiko Bencana (PRB) berbasis Masyarakat Tiga desa yang berjarak sekitar 14 km dari puncak ini Merapi ini sejak tahun 1995 difasilitasi Yakkum untuk program

Pengurangan Resiko Bencana.

Tiga desa tersebut telah melakukan analisis kapasitas dan kerentanan bahaya merapi. Mereka mempunyai peta evakuasi dan panitia kesiapsiagaan bencana yang terlatih.

Desa mereka menjadi salah satu desa pembelajaran workshop disaster prepardness mitra eed di asia.

Ketika terjadi letusan pertama merapi, mereka melaksanakan semua SOP evakuasi, sehingga dengan desa paling dekat merapi bisa dievakuasi di desa terbawah dengan baik.

Sehari setelah itu memfasilitasi pertemuan panitia untuk mengevaluasi proses evakuasi dan membuat skenario evakuasi baru.

Letusan merapi berikut, memaksa mereka untuk dievakuasi ke sawangan kabupaten Klaten. Ketika zona aman diundur ke 20 km, mereka dievakuasi ke lokasi lebih jauh di Magelang (3000 pengungsi).

Kita ingin mendampingi mereka di tempat pengungsian sampai kebali ke desa mereka sehingga diharapkan dapat menjadi model desa yang benar-benar berdaya dan siaga bencana.

2. Boyong, Panggaran: Laboratorim  best practice manajemen bencana dan PRB Disaster Oasis Sejak berdiri, disaster oasis selelu ingin menyatu dengan masyarakat sekitarnya. Oleh karenanya desa-desa di sekitar TC juga menjadi daerah binaan PRB Disaster Oasis.

Ketika erupsi merapi tgl 26, sekitar 400 penduduk mengungsi di Dios. Disanalah praktek manajemen barak yang profesional, partisipatif dan berbasis pengungsi dilaksanakan, sampai tiba saatnya dievakuasi ke SMP3 Pakem. Proses evakuasi yang tenang dan effective yang diliput langsung TV one.

Baru menginap semalam, mereka harus dievakuasi kembali ke tempat aman di Gereja Katolik Kentungan (500 pengungsi).

Kita berharap dapat mendampingi terus mereka, hingga kembali ke desa mereka melalui proses rehabilitasi dan kembali menjadi laboratorium hidup salah satu model pembelajaran PRB berbasis masyarakat di sekitar Disaster Oasis.

3. Kemalang: Contoh Manajemen Bencana Mandiri berbasis masyarakat Desa Kemalang di kabupaten Klaten merupakan desa binaan CD Bethesda.

Sejak tahun 2006 mereka membentuk organisasi rakyat yang melaksanakan program PRB, koperasi dan kesehatan. Sejak merapi meletus, mereka harus mengungsi di lapangan Keputren.

Pengungsian di Keputren dikelola sendiri oleh organisasi rakyat yang mengumpulkan public donationtanpa bantuan pemerintah. Mereka sekarang dievakuasi di daerah aman di Akbid Wedi Klaten 25 Km dari Merapi (400 pengungsi).

Kita ingin tetap mendampingi mereka sebagai sebuah contoh bagaimana rakyat bisa mengurus dirinya sendiri secara efektif dan mandiri walau tanpa bantuan pemerintah.

Dari proses pembelajaran ini diharapkan manajemen bencana Indonesia makin memberi peran pada civil society yang terbukti lebih efektif daneffisien dan lestari dalam penanganan bencana.

4. Jemowo- Sruni Boyolali :  Contoh  desa yang berusaha mempertahankan  kelestarian pembangunan walau kena bencana Pada tahun 1995, Yakkum melaksanakan program community development untuk memecahkan problem kekurangan airminum, pendidikan yang rendah dan kemiskinan.

Dalam bidang peningkatan pendapatan, masyarakat punya cita-cita agar tiap keluarga punya sapi. Untuk itu Yakkum membentuk 20 kelompok, tiap kelompok beranggotakan 25 keluarga.

Tiap kelompok diberi modal 5 sapi untuk digulirkan. Karena proses pengguliran sukses maka setelah 7 tahun, yakkum menambah lagi 5 sapi untuk digulirkan.

Pada tahun 2009, semua keluarga punya lebih dari satu sapi, dan pendidikan minimal dari SD menjadi SMP. Saat erupsi, Desa yang berjarak 15 km dari puncak merapi ini, diungsikan ke desa dibawahnya sebelum di evakuasi kembali di SMP N 3 jatinom Klaten (2000 pengungsi).

Kita ingin mendampingi mereka agar saat mereka kembali ke desa, kemiskinan yang telah dientaskan karena intervensi Yakkum ini bisa dilestarikan.

Perubahan Jadwal Mobile Clinic

Konsekuensi Fokus pelayanan ini akan perubahan ada jadwal mobile clinic dan referal pasien dimana unit  pelayanan di Yogya difokuskan untuk wilayah Yogya; unit di solo dan purwodadi di fokuskan pengungsi asal boyolali, sedang unit di jawa tengah difokuskan untuk pengungsi di wilayah magelang (Sigit Wijayanta). 

Powered by Telkomsel BlackBerry®

About oaseindisasters

Oase in Disaster - Yakkum Emergency Unit This blog is official blog of Yakkum Emergency Unit Member of ACT Alliance and Member of Humanitarian Forum of Indonesia. The contents of this blog covers the YEU's activities related to emergency responds activities in Indonesia. Currently, we are working in emergency respon in three different areas; to respond Wasior flash-flood affected people in Manokwari, West Papua, tsunami-Mentawai affected people in Mentawai, West Sumatera, and Merapi Volcano Eruption in Central Java and Yogyakarta. At the national level, we are coordinating within the network of Humanitarian Forum of Indonesia (HFI) and at the International level we're coordinating with Global Network for Disaster Reduction and ACT Alliance. Email: yeu@yeu.or.id Follow us in twitter @yeu2001 www.yeu.or.id www.actalliance.org www.humanitarianforumindonesia.org
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s