RS Panti Waluyo- RS Emanuel, Marinir dan Puskesmas

RS Panti Waluyo- RS Emanuel, Marinir dan Puskesmas

Karena biasanya kami datang  bersamaan  mengejar “golden time period”,  selalu saja kami Yakkum bertemu dengan teman militer di saat awal response bencana di berbagai tempat. Kalau di Aceh dengan AD, di nias dengan AU Singapore, Aceh marat dengan Tentara Diraja Malaysia,  di Merapi kami bertemu dengan Marinir.  Saat hari kedua setelah Tsunami Aceh,  Foto kami tersebar di seluruh dunia, dan kami dikecam karena bekerjasama dengan militer, tapi ya biar saja karena memang mereka di frontline di setiap bencana, dan saving life menjadi prioritas bersama. 

Tempat pelayanan  Yakkum RS  Panti Waluyo,  mendapat jatah  dari puskesmas untuk  melayani Camp SMP Jatinom yang berpenghuni sekitar 2000 orang pada  sore sampai  jam 10 pagi hari berikutnya. Memang orang Puskesmas pinter, dia tugas saat  semua orang pulang ke rumah mengurus ternak di siang hari, sementara tim RS Ngesti Waluyo selalu kebanjiran pasien dari sore sampai pagi harinya karena semua orang kumpul. Selain camp itu,  RS Ngesti Waluyo juga harus siap dipanggil komandan camp marinir yang  1 km dibawahnya, apabila mereka butuh ambulance untuk merujuk  pasien. Setidaknya sudah 9  pasien rata-rata suspect stroke kita rujuk  ke RS Boyolali yang berjarak kira-kira 20Km dari situ. Jadi kita benar-benar dimanfaatkan mereka, namun ini kita lakukan dengan sukarela, karena kita juga sering memanfaatkan tenaga marinir untuk urus logistik dan watsan, dan mengeluarkan surat sakti apabila kita mau merujuk pasien ke RS pemerintah.

Kisah RS. Emanuel lain lagi.  Sesuai policy Yakkum mereka setia mengikuti perjalanan pengungsi dari desa srumbung dari camp ke camp. Setelah pindah dua kali, akhirnya pengungsi digiring ke Lapangan Tembak Ngadirejo yang jaraknya lumayan jauh dari merapi yaitu 25 Km.  Karena ditemani dari camp ke camp  teman-teman RS Emanuel  sudah dianggap sebagai keluarga pengungsi. Ketika saya datang malam hari, tenda kecil pelayanan mereka tutup karena teman-teman emanuel sedang mandi ke Pom Bensin  2Km dari camp. Beitu buka, langsung diserbu baik anak, ibu-ibu dan orang tua. Bukan hanya  itu,para pemudapun juga antri untuk berobat, dari yang benar-benar sakit, sampai yang hanya ingin dipegang perawat yang cantik.  Pelayanan mereka perhari antara 85-150 pasien. Saat awal pindahan sangat banyak sampai 180 orang sehari.  Suasana akrap membuat staff Emenuelpun krasan melayani ditempat yang becak dan pengap itu; bahkan Pak Hendro, perawat senior yang hobinya melayani bersama YEU dari disaster satu ke disaster lain,  tidak mau pulang walau  jatah penugasannya habis, dia sibuk mencarikan pekerjaan  para pengungsi yang berprofesi tukang merehab beberapa bangunan desa lain yang rusak.  Di depan camp  ada RS Lapangan Marinir yang lumayan luas dan bersih. Saya iseng-iseng  datang, dan tanya, bagaimana kalau poskes marinir saja yang menangani pasien, sehingga pos kes Yakkum bisa kami tarik untuk melayani daerah lain,  seorang marinir di klinik menjawab : “ jangan pak, lha saya nanti berobat dimana? “ ( SW, Nov 11)

Arah_muntilan_nov_11Posko_kawan_pengungsiSimbah_dawahPemuda_cari_alasan_untuk_perik

About oaseindisasters

Oase in Disaster - Yakkum Emergency Unit This blog is official blog of Yakkum Emergency Unit Member of ACT Alliance and Member of Humanitarian Forum of Indonesia. The contents of this blog covers the YEU's activities related to emergency responds activities in Indonesia. Currently, we are working in emergency respon in three different areas; to respond Wasior flash-flood affected people in Manokwari, West Papua, tsunami-Mentawai affected people in Mentawai, West Sumatera, and Merapi Volcano Eruption in Central Java and Yogyakarta. At the national level, we are coordinating within the network of Humanitarian Forum of Indonesia (HFI) and at the International level we're coordinating with Global Network for Disaster Reduction and ACT Alliance. Email: yeu@yeu.or.id Follow us in twitter @yeu2001 www.yeu.or.id www.actalliance.org www.humanitarianforumindonesia.org
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s