Nias Bangkit : Enam Tahun Pendampingan YEU – Nias Berdaya dan Siap Siaga Terhadap Bencana

Nias_bangkit_foto_1

Dikutip dari

Wednesday, July 6th, 2011 | Filed under KOLOM,SOSIAL | Posted by Redaksi08

http://www.nias-bangkit.com/2011/07/enam-tahun-pendampingan-yeu-nias-berdaya-dan-siap-siaga-terhadap-bencana/

 

Setelah berbakti selama enam tahun, Yakkum Emergency Unit (YEU) berencana menutup kegiatannya di Pulau Nias. Selama masa pengabdian itu  lembaga social yang berbasis di Yogyakarta itu menjadi ikon bagi kemandirian masyarakat dalam hal pengurangan resiko bencana.  Masyarakat telah merasakan sumbangsih para relawan lewat berbagai kegiatan mereka.

Ketika ditemui NBC di kantor YEU, Henricus Hari Wantoro, Project Manager YEU-Nias  bulan lalu menyatakan ,

” Walau YEU pergi meninggalkan masyarakat Nias, namun saya berharap bahwa semua pelaksanaan program yang telah berjalan ini dapat dilanjutkan oleh semua komponen masyarakat Nias. Puskesmas, desa dan sekolah hendaknya terus menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah. Jangan pernah lupa Pengurangan Resiko bencana adalah tanggungjawab kita bersama, untuk mewujudkan masyarakat yang siaga terhadap bencana, “ .

Nias yang merupakan salah satu pulau di Indonesia yang rentan terhadap resiko  bencana. Tidak hanya gempa dan tsunami, namun juga longsor dan banjir di beberapa wilayah. Untuk itu keberadaan YEU mendampingi  5 desa, 5 sekolah dan 5 puskesmas, cukup memberi makna dalam menanamkan kemandirian masyarakat dalam pengurangan resiko bencana.

Menurut  Sigit Wijayanto,  Deputi II Yakkum, YEU punya tiga  sasaran utama  pendampingan YEUdi Nias, yaitu, saving life, rehabilitasi kehidupan sosial ekonomi dan peningkatan kapasitas masyarakat agar berdaya dan siap siaga terhadap bencana.

Untuk mewujudkannya, YEU mengembangkan dua hal yaitu membuat sistem kesiapsiagaan dan mengorganisir masyarakat agar berperilaku yang tepat  dan memiliki kemampuan menghadapi bencana.

Lima  desa berdaya dan  siaga  bencana

Berdasarkan hasil pemetaan, YEU menentukan  lima  desa dampingan  rawan bencana. Kelima desa itu adalah Desa Moawo Kec. Lahewa Kab.Nias Utara, Desa Onolimbu Raya Kec. Mandrehe Barat Kab. Nias Barat, Desa Onowaembo Kec. Gunungsitoli Kota Gunungsitoli, Lorong 8 Kec. Gunungsitoli Kota Gunungsitoli, Desa Bawolato dan Desa Hiligambukha Kec. Lahusa Kab. Nias Selatan.

Lewat kerjasama dengan kelompok-kelompok masyarakat yang ada, tiap desa kini memiliki perencanaan manajemen bencana berbasis masyarakat. Kelompok masyarakat itu  kini menjadi organisasi formal yang memiliki  AD/ART dan sistem administrasi yangbaik.  Mereka juga tim yang selalu siap menghadapi kemungkinan datangnya bencana. Para anggota tim itu punya ketrampilan menangani  bencana berkat pelatihan-pelatihan yang mereka ikuti.  Tak soal P3K, para anggota juga paham manajemen barak, logistik, informasi dan komunikasi juga evakuasi.

Setelah berinteraksi dengan para aktifis YEU, masyarakat desa dampingan juga mampu mengkoordinir kegiatan desa mereka sendiri guna membangun kemandirian masyarakat. Ini dapat dilihat salah satunya melalui kegiatan membuat jembatan penghubung antara desa Onolimburaya ke desa Sirombu Kabupaten  Nias Barat. Juga pembuatan tangga sebagai jalur evakuasi di desa Moawo Lahewa kabupaten Nias Utara.

Manajemen Bencana Berbasis Sekolah

Upaya menumbuhkan  kesiapsiagaan bencana juga dilakukn di lingkungan  sekolah. Ada lima sekolah dasar yang telah memiliki Tim Siaga, yaitu : SDN Sohahou Lafau, Desa Siheneasi, Kec. Lahewa, Kab. Nias Utara. MIN Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli. SDN Hiliwaeto, Desa Onolimburaya, Kec. Mandrehe Barat, Kab. Nias Barat. SDN Onowaembo,  Desa Onowaembo, Gunungsitoli, SDN Hiligambhuka Desa Hiligambukha, Kec. Lahusa, Kab. Nias Selatan.

Salah satu bentuk kegiatannya adalah   pelatihan yang melibatkan siswa, guru dan orangtua siswa. Pelatihan itu bertujuan  membentuk satu pemahaman bersama tentang pentingnya pendidikan kebencanaan.  Upaya ini terasa seperti tetesan air di padang tandus. Banyak guru tak memiliki bekal pengetahuan kebencanaan, sementara  pendidikan soal kebencanaan sebagai salah satu bentuk kegiatan ekstrakulikuler seolah belum terpikirkan.

YEU juga  membantu memperbaiki gedung sekolah menjadi bangunan tahan gempa dan membuat sanitasi sekolah . Semua kegiatan itu dilakukan secara sukarela dan gotong-royong oleh warga desa. Salah satu bentuk penyadaran tentang pemanfaatan kearifan lokal sebagai  ujung tombak kemajuan desa.

Puskesmas Siaga Bencana, Pusat Respon Darurat di Tingkat Desa

Puskesmas seharusnya menjadi  sarana kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat desa bila terjadi bencana. Oleh karenanya,  YEU juga berupaya memperkuat posisi Puskesmas. Lewat kerjasama dengan Dinas Kesehatan, YEU  mendampingi  empat  Puskesmas Plus dan sebuah  Balai Pengobatan. Kelimanya adalah   Puskesmas Plus Fodo Gunungsitoli, Puskesmas Plus Lahewa Kab. Nias Utara, Puskesmas Plus Sirombu Kab. Nias Barat, Puskesmas Plus Lahusa Kab. Nias Selatan.

Sedang  Balai Pengobatan  yang dimaksud adalah Pusat Rehabilitasi Yakkum Gunungsitoli.  Institusi kesehatan itu diharapkan mampu untuk membuat perencanaan manajemen bencana berbasis institusi kesehatan.

YEU boleh bangga karena kini  sebagian Puskesmas di Nias telah memasukan program Penanggulangan Resiko Bencana dalam perencanaan kerja mereka.  Sehingga sudah ada prosedur tetap di Puskesmas dalam penanganan korban bencana. Selain itu,  seluruh staff Puskesmas telah layak masuk dalam  Tim Siaga karena telah mengikuti  pelatihan PPGD, evakuasi, manajemen barak dan logistic, informasi dan komunikasi serta pengelolaan sampah.

Tanpa terasa enam  tahun sudah YEU berada ditengah-tengah masyarakat Nias,  memberi warna dalam kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. Dari Moawo-Lahewa, Hiligambukha-Lahusa sampai Onolimburaya-Mandrehe Barat, menjadi saksi jejak YEU yang ditinggalkannya. Ketika kita berobat ke puskesmas Fodo atau berjalan diantara padatnya pemukiman di lorong 8 kelurahan ilir, Gunungsitoli, kita akan melihat ketulusan dalam menjalani pendampingannya. Dari ketulusan itu membentuk pemahaman baru bahwa kekuatan organisasi masyarakat yang mandiri, menciptakan hidup yang lebih baik bagi masyarakat Nias.

Sudah mejadi tanggungjawab kita bersama untuk meneruskan apa yang dirintis YEU ke depan. Karena tidak bisa dipungkiri, bila bencana melanda, perlu ada koordinasi yang berkesinambungan, baik dari masyarakat maupun aparat pemerintah. Bencana tidak dapat dihindari namun bila diiringi dengan kesiap siagaan masyarakat terhadap pengurangan resiko bencana, maka tingkat kerusakan dan korban jiwa dapat diminimalkan.

Datanglah bersama rakyat, hiduplah bersama mereka, belajarlah dari mereka, cintailah mereka, mulailah daripada yang mereka tahu, bangunlah daripada yang mereka punya.

Tetapi pendamping yang baik adalah ketika pekerjaan selesai dan tugas dirampungkan, rakyat berkata,

“ Kami sendirilah yang melakukannya “, Lao Tse (700SM)

 

About oaseindisasters

Oase in Disaster - Yakkum Emergency Unit This blog is official blog of Yakkum Emergency Unit Member of ACT Alliance and Member of Humanitarian Forum of Indonesia. The contents of this blog covers the YEU's activities related to emergency responds activities in Indonesia. Currently, we are working in emergency respon in three different areas; to respond Wasior flash-flood affected people in Manokwari, West Papua, tsunami-Mentawai affected people in Mentawai, West Sumatera, and Merapi Volcano Eruption in Central Java and Yogyakarta. At the national level, we are coordinating within the network of Humanitarian Forum of Indonesia (HFI) and at the International level we're coordinating with Global Network for Disaster Reduction and ACT Alliance. Email: yeu@yeu.or.id Follow us in twitter @yeu2001 www.yeu.or.id www.actalliance.org www.humanitarianforumindonesia.org
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s