BELAJAR SIAGA MELALUI SIMULASI BENCANA GEMPABUMI DI DISTRIK MASNI

Simulasi_bencana_distrik_masni

Manokwari, 25 Agustus 2011

Gempa tektonik yang pernah mengguncang wilayah “Kepala Burung” Papua pada 4 Januari 2009 dan berpusat di Manokwari memiliki potensi terulang kembali. Hal ini disebabkan oleh karakter geologis Papua di bagian Utara yang merupakan lokasi pertemuan antara lempeng Eurasia, lempeng Pasifik dan lempeng Indo-Australia. Sewaktu-waktu lempeng tersebut bergeser dan bertumbuk, dan fenomena inilah yang menimbulkan gempabumi.

Sejarah gempa di Provinsi Papua Barat turut membuktikan bahwa karakter kegempaan di wilayah ini memiliki frekuensi tinggi akibat pertemuan lempeng-lempeng tersebut. Berikut adalah data kegempaan dalam dasawarsa terakhir untuk wilayah Provinsi Papua Barat dengan klasifikasi gempa di atas 5,0 pada skala Richter (dihimpun dari berbagai sumber): 10 Oktober 2002 di Ransiki (7,6 SR), 16 Januari 2004 di Sorong (5,6 SR), 7 Januari 2008 di Manokwari (6,2 SR), 4 Januari 2009 di Manokwari (7,6 SR), 30 September 2010 di Kaimana (7,4 SR), 3 November 2010 di Kaimana (6,0 SR), 22 Januari 2011 di Sorong (5,4 SR).

Ancaman gempabumi dapat muncul kapan saja, oleh sebab itu harus diimbangi dengan upaya kesiapsiagaan. Apa itu kesiapsiagaan? Sebagaimana termaktub dalam Undang-undang no. 24 tahun 2007, kesiapsiagaan diartikan sebagai “serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna”. Simulasi bencana adalah salah satu cara menggerakkan potensi manusia dan sumber daya lokal dalam berlatih dan belajar untuk memastikan reaksi yang cepat dan tepat dalam menghadapi kejadian bencana.

Simulasi bencana dengan ancaman gempabumi yang disertai potensi tsunami dilaksanakan di Distrik Masni, Kabupaten Manokwari pada hari Minggu (21/8). Simulasi ini melibatkan 4 (empat) kampung yang saling berdekatan, yaitu Kampung Mansaburi, Kampung Wariori, Kampung Sambab dan Kampung Igor. Di antara keempat kampung tersebut, hanya Kampung Mansaburi yang letaknya di tepi laut. Walaupun ketiga desa lainnya tidak berhadapan langsung dengan laut, mereka memiliki ancaman yang khas; memiliki sungai yang berpotensi turut meluap ketika tsunami datang maupun ketika hujan deras.

Simulasi bersama keempat kampung ini diharapkan dapat menumbuhkan kewaspadaan dan reaksi yang tepat dalam kondisi geografis yang berbeda-beda. Rantai informasi dalam memberikan peringatan awal dari satu kampung ke kampung lain menjadi hal yang krusial, terutama ketika wilayah tidak didukung sinyal telepon. YEU mendukung pemberian handy-talkie (HT) bagi Kelompok Siaga Bencana Kampung (KSBK) untuk mempermudah dan mempercepat komunikasi terutama daerah yang tidak didukung sinyal telepon.

Melalui kegiatan ini dimunculkan pula peran lokal, terutama warga yang tergabung dalam KSBK, dalam menanggulangi bencana.

Simulasi berikutnya dilaksanakan di wilayah lain seperti Kampung Masni, Kampung Undi, Kampung Yonsoribo dan Kampung Sibuni pada hari Rabu (24/8). Sedangkan pelaksanaan simulasi di Distrik Manokwari Timur akan dilaksanakan di Kelurahan Pasir Putih, Kampung Arowi dan Pulau Mansinam pada bulan September 2011. (AMT)

Anastasia Maylinda

YAKKUM Emergency Unit (YEU)
Jl. Nusantara 4, no. 02
Kelurahan Wosi, Kecamatan Manokwari Barat
Manokwari, Papua Barat
98312
Tel./Fax. +62 (0) 986 212262

Be content with what you have; rejoice in the way things are. When you realize there is nothing lacking, the whole world belongs to you” (Lao Tze)

About oaseindisasters

Oase in Disaster - Yakkum Emergency Unit This blog is official blog of Yakkum Emergency Unit Member of ACT Alliance and Member of Humanitarian Forum of Indonesia. The contents of this blog covers the YEU's activities related to emergency responds activities in Indonesia. Currently, we are working in emergency respon in three different areas; to respond Wasior flash-flood affected people in Manokwari, West Papua, tsunami-Mentawai affected people in Mentawai, West Sumatera, and Merapi Volcano Eruption in Central Java and Yogyakarta. At the national level, we are coordinating within the network of Humanitarian Forum of Indonesia (HFI) and at the International level we're coordinating with Global Network for Disaster Reduction and ACT Alliance. Email: yeu@yeu.or.id Follow us in twitter @yeu2001 www.yeu.or.id www.actalliance.org www.humanitarianforumindonesia.org
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s