Highlight GP DRR 2013

Jenewa, 22 Mei 2013
Lampiran : Rekomendasi masyarakat sipil paska 2015

Kepada Yth.
1. Delegasi Republik Indonesia
2. Pelaku dan Pemerhati PRB di Indonesia
Berikut highlight diskusi dalam event yang dihadiri oleh YEU dalam pertemuan Global Platform for Disaster Risk Reduction di Jenewa.

Post-2015 Framework for DRR Consultation – Joint Session for Stakeholder
Senin, 20 Mei 2013 15.00 – 17.30

Konsultasi ini untuk menjaring input dalam penyusunan kerangka kerja PRB pasca 2015 (Kerangka Aksi Hyogo/HFA 2), dipimpin oleh Margareta Wahlstrom, Perwakilan khusus Sekjen PBB untuk isu pengurangan risiko bencana dan dihadiri oleh tujuh kelompok pemangku kepentingan, yaitu: DPR, Pemerintah Daerah, Platform Nasional, Masyarakat, Sektor Swasta, Organisasi antar-pemerintah (Intergovenmental Organization), Peneliti dan Organisasi Masyarakat Sipil.
YEU anggota ACT Alliance bersama Ibu Sri Haryani (perwakilan masyarakat pelaku PRB yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Berdaya dan Siaga) mendapat undangan untuk mewakili 2 kelompok pemangku kepentingan, yaitu masyarakat dan organisasi masyarakat sipil dalam konsultasi ini. Masukan yang diberikan kepada UN-ISDR untuk Post 2015 Framework dari kelompok masyarakat merupakan hasil proses konsultasi praktisi masyarakat dari beberapa negara-negara di Asia, Amerika Latin, Afrika dan Pasific melalui pre-event Community Practitioner Academy: Demistifying Grassroots Partnership: Building Community Resilience. Sedangkan untuk masukan dari kelompok organisasi masyarakat sipil merupakan hasil proses survey dan konsultasi Views from the Frontline (VFL 2013) dibawah koordinasi Global Network of Civil Society for Disaster Reduction (GNDR). Organisasi yang terlibat dalam pelaksanaan survey Views from the Frontline 2013 di Indonesia adalah Jaringan Rakyat Berdaya dan Siaga Indonesia (JaRI), Caritas Indonesia (Karina), dengan dukungan dari berbagai pihak seperti Forum PRB Yogyakarta, Humanitarian Forum Indonesia serta Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBD) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Secara garis besar, poin-poin rekomendasi untuk HFA 2 adalah:
· Menyasar bencana sehari-hari dan multi-risiko yang banyak dihadapi oleh masyarakat dan menjadikan langkah konkrit masyarakat dalam menghadapi bencana sehari-hari sebagai basis penyusunan HFA 2
· Memprioritaskan kelompok yang paling berisiko, miskin dan terpinggirkan dan mengurangi akar penyebab risiko. Mendorong partisipasi dan kemitraan yang inklusif, akuntabel dan responsif dengan masyarakat.
· Mengintegrasikan PRB kedalam kerangka kerja pembangunan, dengan menggunakan pendekatan berbasis hak dengan pembagian peran yang jelas siapa melakukan apa
· Mendorong kemitraan publik dan “enabling environment” untuk mendukung aksi-aksi ditingkat lokal.
· Masyarakat praktisi juga mengusulkan agar HFA 2 lebih membumi bagi aktor lokal dan ada pendanaan untuk resiliensi yang disalurkan untuk masyarakat.
· Ada standar performance, target, data dasar dan indikator untuk mengukur tingkat kemajuan dan investasi PRB. Termasuk adanya mekanisme penanganan keluhan dan monitoring partisipatif.
Keseluruhan detil rekomendasi dapat dilihat pada dokumen terlampir yang juga di presentasikan pada Side Event Views from the Frontline – Civil society Perspective on the Post 2015 framework for DRR tanggal 21 May 2013 jam 14.00 – 14.55.
Beberapa catatan penting dari kelompok lain adalah:
· Semua pihak sepakat bahwa HFA 2 harus diintegrasikan atau bersinergi dengan kerangka kerja pembangunan dan menyasar faktor-faktor risiko yang mendasar (underlying risk factors)
· DPR menekankan pentingnya peran DPR dalam isu PRB, keterhubungan antara PRB dan tujuan pembangunan yang berkelanjutan dengan pelibatan kelompok rentan, serta transparansi dan akuntabilitas.
· Pemerintah daerah memberi penekanan tentang penguatan desentralisasi, pengurangan kesenjangan (inequality), inklusi sosial, dan penggunaan kajian risiko dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
· Platform Nasional menekankan pentingnya koordinasi multisektoral baik secara vertikal maupun horizontal, pelibatan sektor swasta, serta pengarusutamaan adaptasi perubahan iklim dalam pengurangan risiko bencana. Serta, ada kebutuhan untuk mengkaji kembali peran dan mandat Platform Nasional, harapannya Platform Nasional dapat memimpin koordinasi PRB ditingkat nasional.
· Isu akuntabilitas, kemitraan multi-stakeholders dan financial instruments
· Margareta Wahlstrom menggarisbawahi bahwa legislasi dapat menjadi langkah awal, namun yang lebih utama adalah bagaimana membangun praktik-praktik PRB ditingkat lokal. Juga, penggunaan teknologi dalam upaya pengurangan risiko bencana harus sesuai dengan budaya setempat dan kapasitas masyarakat untuk penggunaan dan pengelolaannya.
Demikian sharing singkat ini semoga bermanfaat.

Salam,

Hepi Rahmawati

YAKKUM Emergency Unit (YEU)
Jl. Kaliurang Km 12
Dusun Candi 3 no.34 Rt03/Rw06
Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman 55581
Telp / Fax : +62 274 882477
Web : www.yeu.or.id
YEU Blog: https://oaseindisasters.wordpress.com/

About oaseindisasters

Oase in Disaster - Yakkum Emergency Unit This blog is official blog of Yakkum Emergency Unit Member of ACT Alliance and Member of Humanitarian Forum of Indonesia. The contents of this blog covers the YEU's activities related to emergency responds activities in Indonesia. Currently, we are working in emergency respon in three different areas; to respond Wasior flash-flood affected people in Manokwari, West Papua, tsunami-Mentawai affected people in Mentawai, West Sumatera, and Merapi Volcano Eruption in Central Java and Yogyakarta. At the national level, we are coordinating within the network of Humanitarian Forum of Indonesia (HFI) and at the International level we're coordinating with Global Network for Disaster Reduction and ACT Alliance. Email: yeu@yeu.or.id Follow us in twitter @yeu2001 www.yeu.or.id www.actalliance.org www.humanitarianforumindonesia.org
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s