Berkah Rokatenda adakah untuk kami?

Gunung Rokatenda yang memiliki ketinggian 875 meter sudah meletus beberapa kali sejak Oktober 2012 sehingga menghabiskan ternak ku, ladangku dan rumahku. Aku sudah tidak punya apa-apa lagi kecuali keluargaku yang masih setia bersama ku untuk melanjutkan hidup. Sepantasnyakah kami mendapatkan bencana ini?
Apakah kami tidak boleh bertahan hidup?apakah kami tidak boleh menikmati hidup kami untuk berladang dan mencari ikan lagi?ya, kami ingin sekali melakukan itu semua toh itu memang nafkah kami sehari-hari. Kami bingung harus memulai dari mana?Yang utama adalah kejelasan kami akan tinggal di mana selanjutnya belum ada keputusan dari Para Penguasa karena kami sudah berbulan-bulan lari ke sana lari ke sini, hidup di pengungsian satu ke pengungsian yang lainnya. Banyak saudara kami yang memutuskan hidup bersama keluarganya, itu semata-mata untuk mendapatkan tempat yang lebih layak tapi aku tahu pasti itu juga menjadi beban keluarga yang di tinggali.
Lalu apakah kami tidak boleh berteriak?ketika kami terkena dampak erupsi gunung Rokatenda, saudara-saudara kami di ibukota yang terkena banjir yang siklusnya tahunan saja semua mata memandang kepada mereka, bantuan makan tidak habis-habisnya, bahan makanan tidak akan habis untuk berbulan-bulan. Ketika banjir surut, mereka bisa kembali dan menempati rumah mereka hanya saja memang harus kerja ekstra untuk membersihkan rumah, tetapi rumah mereka tidak hancur atapnya terkena abu vulkanik. Akses mereka terhadap sumber penghidupan sangat mudah. Kami?bertahan hidup itu pasti, kami tetap berusaha untuk mendapat penghasilan, memang suami kami banyak yang di perantauan, tetapi bairlah mereka bekerja dengan tenang untuk kehidupan kami ke depan, kami rela berjualan bensin di depan pengungsian, kami rela bekerja di ladang orang lain dengan upah Rp 25,000 untuk bekerja selama 7 jam, itu kami lakukan untuk kembali bangkit dari keterpurukan ini. Jadi, tolong kami untuk beberapa waktu yang tidak ada ketentuan pasti dari pihak yang bisa memberikan informasi. Jangan bedakan kami, bukankah hak untuk hidup adalah hak untuk semua manusia?ya kami manusia juga.
Tuhan Yang Maha Kuasa yang mengijinkan kami hidup di era siklus 30 tahunan erupsi gunung Rokatenda. Kami yakin masa depan cerah ada di depan mata, berkah Rokatenda pasti ada untuk kami. (Tna)

About oaseindisasters

Oase in Disaster - Yakkum Emergency Unit This blog is official blog of Yakkum Emergency Unit Member of ACT Alliance and Member of Humanitarian Forum of Indonesia. The contents of this blog covers the YEU's activities related to emergency responds activities in Indonesia. Currently, we are working in emergency respon in three different areas; to respond Wasior flash-flood affected people in Manokwari, West Papua, tsunami-Mentawai affected people in Mentawai, West Sumatera, and Merapi Volcano Eruption in Central Java and Yogyakarta. At the national level, we are coordinating within the network of Humanitarian Forum of Indonesia (HFI) and at the International level we're coordinating with Global Network for Disaster Reduction and ACT Alliance. Email: yeu@yeu.or.id Follow us in twitter @yeu2001 www.yeu.or.id www.actalliance.org www.humanitarianforumindonesia.org
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s